Sedikit Mengenai SMK Grafika

Sejarah Singkat

Yayasan “Slamet Riyadi” didirikan pada tahun 1949 untuk mewujudkan cita-cita bersama dalam mengembangkan dunia pendidikan oleh para tokoh awam Katolik di kota Surakarta. Mereka itu adalah Remigius Gabriel Soekadijo, Raden Cyprianus Sugeng Brotoatmodjo, Dionysius Adisoedjana, Raden Ignatius Soenarto Hardjosoemarta, Raden Emmanuel Soeharlan Bratawijata, Raden Petrus Slamet Poedjowardojo dan Raden Ignatius Sudjasman Widyaparmaka. Mereka sepakat untuk mendirikan sebuah Yayasan yang berorientasi di bidang pendidikan dengan nama “Yayasan Slamet Riyadi”.

Pada awalnya mereka menyelenggarakan Sekolah Menengah Atas “Kanisius Petang”. Mula-mula SMA ini menampung anggota masyarakat yang sudah bekerja tetapi belum memiliki pendidikan formal setingkat pendidikan menengah atas. Dalam perjalanan selanjutnya sekolah menerima semua lulusan dari pendidikan tingkat SLTP. Nama “Kanisius Petang” dipakai karena beberapa alasan situasional pada saat itu. Pertama, untuk urusan dengan pemerintah dan berkaitan dengan subsidi dari pemerintah berupa guru-guru PNS, Yayasan Slamet Riyadi menginduk dan bernaung di bawah Yayasan Kanisius. Kedua, untuk melaksanakan program belajar mengajar, SMA Kanisius Petang, memakai gedung SLTP Kanisius I, Kusumoyudan, Surakarta. Ketiga, proses belajar mengajar dilaksanakan pada sore hari setelah kegiatan belajar SLTP selesai, maka disebutlah nama “Petang”.

Pada tanggal 1 Mei 1960 Yayasan Slamet Riyadi mendapat kepercayaan dari masyarakat Katolik di Boyolali untuk mengelola Sekolah menengah pertama yang bernama SMP Katolik Slamet Riyadi yang sebelumnya dikelola oleh Yayasan PGPM di Kabupaten Boyolali. SMP ini masih berjalan dengan baik hingga saat ini.

Sejak tahun 1976 Yayasan Slemat Riyadi sudah memiliki gedung baru di Kebalen Tengah No. 3, Surakarta, dan seluruh kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada pagi hari, namun pemakaian nama “Kanisius Petang” masih berlangsung hingga tanggal 9 September 1999 pada saat Yayasan memutuskan untuk mengganti nama SMA Kanisius Petang menjadi SMA KATOLIK IGNATIUS SLAMET RIYADI Surakarta. Dua tahun sebelumnya tepatnya tanggal 1 Juli 1996 Yayasan Slamet Riyadi secara resmi tidak lagi bernaung di bawah Yayasan Kanisius.

Dengan pertimbangan banyak anggota masyarakat di Indonesia yang menggunakan nama “Yayasan Slamet Riyadi” maka sejak tanggal 24 Juli 2008 Yayasan Slamet Riyadi merubah nama menjadi “Yayasan Ignatius Slamet Riyadi Surakarta”. Dalam rangka ikut berpartisipasi di bidang pendidikan kejuruan yang sedang dikembangkan oleh Pemerintah khususnya Departeman Pendidikan Nasional, serta pencanangan Kota Surakarta sebagai kota Vokasi, Yayasan Ignatius Slamet Riyadi memutuskan untuk mengalihfungsikan pendidikan SMA menjadi SMK. Bidang keahlian yang dipilih adalah bidang keahlian grafika. Untuk itu mulai tahun ajaran 2009 – 2010 Yayasan sudah mulai menerima siswa baru untuk SMK Ignatius Slamet Riyadi.

SMK model ini akan lebih maju jika unit produksi atau bengkel praktek siswa dikelola terpisah oleh management yang terpisah dari sekolah. Artinya managemen bidang produksi di bawah langsung Yayasan dan berfungsi untuk menghasilkan uang dan untuk praktek industri langsung. Aku kebagian untuk mengurusi bagian produksi ini dengan harapan bisa menopang pembiayaan sekolah dan kesejahteraan seluruh karyawan. Karena aku juga anggota pengurus Yayasan maka aku juga berfungsi untuk membina semua karyawan khususnya di bidang spiritualitas Ignatian mengingat Yayasan dan Sekolah berlindung di bawah St. Ignatius Loyola.